Langkah Kecil menghormati alam, melalui sebatang Pohon.

Minggu, 20 Agustus 2017

Bentuk pohon Cabe Jawa, Tabia bun (bali),


Tabia bun berasal dari dua kata yaitu tabia yang artinya cabe dan kata "bun" yang artinya tanaman merambat, jadi tabia bun dalam bahasa bali itu merupakan tanaman cabe yang merambat.
Dalam bahasa Indonesia sendiri, tanaman ini disebut dengan nama cabe jawa, mungkin karena karakteristik bentuk buah serta rasa pedas yang dimilikinya serta habitat tumbuhnya yang menyebar luas di daratan tanah jawa sehingga namanya disebut demikian, entah apalagi nama darrah yang diberikan oleh masyarakat daerah lain, saya rasa dengan keanekaragaman suku dan bahasa yang ada di negeri kita tentunya ada penamaan lain akan tanaman ini.
Tanaman ini dimanfaatkan buah serta daunnya, jika daunnya dimanfaatkan sebagai sayuran, sedangkan buahnya dimanfaatkan sebagai salah satu rempah dalam bumbu-bumbuan masyarakat kita.
Disamping itu pula, olahan buahnya juga dikenal sebagai herbal vitalitas di masyarakat, khusus pengolahan akan buahnya yaitu memanfaatkan seduhan buah cabe jawa diminum hangat sebelum tidur, (sudah pernah saya posting pada tulisan saya sebelumnya)

Kali ini saya hanya akan menambahkan gambar-gambar penunjang yang dapat membantu mengidentifikasi bentuk tanaman tabia bun atau cabe jawa.

Bentuk Buah Cabe jawa / Tabia Bun (bali)

Bentuk pohon rambat Cabe jawa / Tabia Bun (bali)

Bentuk Buah muda Cabe jawa / Tabia Bun (bali)

Bentuk Batang dan daun Cabe jawa / Tabia Bun (bali)

Demikian semoga bermanfaat
www.cintapohonku.com
Share:

Manfaat/Khasiat Belimbing Wuluh

Untuk menunjang pengetahuan para sahabat untuk mengidentifikasi bentuk pohon belimbing Wuluh (jawa), belimbing buluh (bali), atau belimbing tunjuk (kalimantan), Belimbing buloh; Belimbing asam; Calincing; Balimbeng

Nama latin: Averrhoa bilimbi L

Pohon Belimbing wuluh merupakan pohon berkayu, dapat tumbuh tegak hingga sepuluh meter, memiliki Batang tidak bercabang serta daun bersirip genap. Bunga berukuran kecil berbentuk bintang, berwarna merah muda hingga ungu. Buahnya berbentuk lonjong berisi, tumbuh bergerombol bergantung pada batang atau dahan. Buah terdiri dari 90% air dan memiliki karakter rasa asam.
Kandungan kimia: 
  • Asam galat; 
  • Flavonoid;
  • Kalium oksalat;  
  • Pektin;
  • Tanin;
  • Asam ferulat
Khasiat:
  • mengatasi sariawan (buah)
  • mengatasi batuk (buah dan bunga)
  • menstabilkan gula darah diabetes (buah dan daun)
  • Membersihkan kuku. dll
Berikut saya akan sampaikan gambar-gambar yang akan sedikit membantu anda mengidentifikasi tanaman dimaksud.


Bentuk Buah belimbing Wuluh :


Bentuk Daun Belimbing Wuluh :





Bentuk Pohon belimbing Wuluh :


Demikianlah semiga bermanfaat.

www.cintapohonku.com
Share:

Rabu, 16 Agustus 2017

Manfaat dan bentuk Pucuk lilin

Dari sekian banyak ragam jenis tanaman pucuk atau secara nasional disebut bunga "kembang sepatu" kali ini saya akan sedikit menambah perbendaharaan pengetahuan teman-teman akan tanaman bunga.


Tanaman ini disebut pucuk lilin tak lain dikarenakan oleh bentuk bunganya yang berbentuk mirip buluh yang memanjang, kendati memiliki kelopak bunga yang lebar akan tetapi kelopak bunga yang dimilikinya tidaklah pernah mengembang sempurna sebagaimana jenis-jenis tanaman kembang sepatu lainnya. 

Namun begitu tentunya tidaklah mengurangi keindahan yang dimiliki oleh tanaman bunga ini, dikarenakan warna bunga kembang sepatu jenis ini tergolong kedalam jenis bunga yang cerah, dengan kelopaknya berwarna merah menyala yang dimilikinya, jadi cukup diminati oleh masyarakat baik itu digunakan dalam pembuatan sarana upacara  maupun sebagai tanaman penghias halaman.

Di kampung saya air perasan daun tanaman pucuk ini digunakan sebagai campuran adonan pada saat membuat jajan tradisional yaitu "jajan Sirat", dimana fungsi dari perasan daun pucuk tersebut untuk menyempurnakan kekentalan dari adonan tepung sebagai bahan dasar dalam pembuatan jajanan ini.
Selain itu, daun yang berbentuk mirip jantung lancip ini juga dapat dikonsumsi air perasan daunnya sebagai minuman pendingin perut dan penyehat usus, walau mungkin sedikit terasa berlendir, namun menyehatkan.
Nah demikian sedikit saya infokan semoga hal kecil ini dapat bermanfaat.
www.cintapohonku.com




Share:

Buah bintaro atau buah Simplak

Banyak dari kita mungkin tidak mengetahui jenis tanaman ini, walau sejatinya tanaman ini amat sangat banyak ditanam di sepanjang tepi jalanan terutamanya di pulau jawa, tanaman yang difungsikan sebagai tanaman peredu dan sekaligus tanaman hias yang amat baik dalam fungsinya mengurangi polusi udara. 

Tanaman ini memiliki nama Bintaro, memiliki nama yang sama dengan nama daerah di seputaran jakarta tidaklah aneh, mungkin nama daerah tersebut terinspirasi dari nama tanaman ini, namun itu bukanlah inti dari tulisan saya ini, melainkan saya akan sedikit memberikan manfaat dari tanaman ini terutamanya manfaat buah yang dimilikinya. 

Bentuk buah bintaro adalah bulat nyaris bundar, jika sepintas dipandang buahnya mirip dengan buah apel ataupun buah markisa, namun sejatinya amat berbeda, walau buah yang dimilikinya bukan untuk dikonsumsi namun tampilannya sangatlah menarik, itu sebabnya banyak masyarakat yang menanam tanaman ini sebagai tanaman hias, baik di pekarangan ataupun di taman-taman rekreasi ataupun taman perkantoran, seperti salah satunya yang saya lihat di halaman depan Gedung Kalimantan, pada Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang berlokasi di Jakarta Timur.

Tanaman yang sudah mulai berbuah menghiasi indah berpadu dengan aneka tanaman hias mengitari kolam air mancur, tentunya menambah akan wibawa kantor tersebut.
Ditelisik dari manfaat buahnya sebenarnya informasi yang saya dengar di masyarakat bahwa buah bintaro cukup efektif digunakan sebagai sarana pengusir hewan pengerat dalam rumah yaitu tikus, disamping tanpa efek samping tentunya juga pemanfaatannya sangat mudah, cukup letakkan buah bintaro yang sudah matang atau yang sudah tua pada pojok" rumah atau halaman ataupun ruangan, niscaya tempat anda tidak akan diganggu tikus. 
Tentu tidak ada salahnya jika kita mencobanya, semoga bermanfaat.




www.cintapohonku.com
Share:

Minggu, 30 Juli 2017

Manfaat tanaman melinjo

Indonesia memiliki beraneka penganan khas, itu semua dikarenakan Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat besar, dimana salah satunya adalah tumbuhan, terdapat banyak tumbuhan yang menghasilkan buah namun kadang belum optimal pemanfaatannya dikarenakan masyarakat kita kurang tertarik membudidayakannya sebagai tanaman indistri, seperti halnya tanaman melinjo, dahulunya banyak sekali saya jumpai tanaman melinjo di kebun-kebun dan di tegalan, tumbu begitu saja tanpa ada yang menanam dan tanpa perawatan, namun dikarenakan tanaman ini merupakan tanaman lokal maka dia eksis dalam persaingan tumbuhnya, penyebarannya pun secara generative yaitu sebaran bijinya yang begitu banyak baik diakibatkan oleh hewan pemakan biji maupun buah yang gugur sendirinya diakibatkan oleh tingkat kematangannya.
Pohon melinjo memiliki bentuk batang yang tumbuh meninggi keatas hingga mencapai belasan meter, memiliki cabang dan ranting yang bersendi, layaknya sendi pada tulang manusia, itu sebabnya agak sedikit membuat rantingnya mudah terlepas dari batangnya jika mendapat tekanan berlebih.

  • Daun: daun melinjo memiliki bentuk lonjong, bertekstur licin, namun tidak rata, tepian daunnya rata dengan ujung yang agak meruncing.
  • Buah: merupakan buah majemuk, bentuk buah melinjo berupa butiran lonjong berwarna hijau saat muda lalu kuning kemudian jingga dan akhirnya menjadi merah pada saat buahnya menjadi masak.
Pada lapis luar buahnya merupakan kulit buah yang melapisi tempurung bijinya, didalam lapisan kulitnya ini terdapat tempurung yang lumayan kuat, lalu didalam tempurungnya itulah baru terdapat daging buahnya. 

Dari beberapa sumber saya jumpai nama lain dari tanaman ini, diantaranya :
  • Nenjo (bali)
  • Ki tangkil, 
  • mlinjo
  • Tangkil(Sunda); 
  • Bagu,trangkil, wit grintul (Jawa); 
  • mulieng (Aceh); 
  • manenjo (Belitung).
Nama latin ;(Gnetum gnemon L)
Famili :Gnetaceae

 Pemanfaatan tanaman adalah buah (daging buah serta kulit buah), daun.
Ji di bali daun muda dari tanaman melinjo biasanya digunakan sebagai sayuran berkuah.
Biji atau buahnya dapat dikonsumsi tentunya dengan pengolahan terlebih dahulu, yaitu direbus, disangrai ataupun juga dapat digoreng daging buahnya.
Pemanfaatan sayuran daun melinjo dapat memperlancar saluran kencing, serta memperbaiki fungsi usus dan pencernaan.
Bijinya juga baik dikonsumsi sebagai penambah asupan vitamin dan mineral, namun tentunya dalam jumlah yang wajar agar kita terhindar dari gangguan asam urat jika mengkonsumsi berlebih dan teris menerus.
Demikian saya sampaikan semoga bermanfaat.

www.cintapohonku.com
Share:

ads

Total Tayang Halaman

Ads