Langkah Kecil menghormati alam, melalui sebatang Pohon.

Tampilkan postingan dengan label Ramuan Obat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ramuan Obat. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 Oktober 2017

Manfaat Daun Salam:atasi gatal eksim

Tanaman yang memiliki nama ilmiah  Syzygium polyanthum 


Ini merupakan tanaman yang oleh masyarakat diseluruh nusantara digunakan sebagai rempah dapur, serta dimanfaatkan juga sebagai herbal yang manjur dari mulai menurunkan kadar kolesterol, menurunkan kadar gula darah, hingga sebagai herbal pelangsing tubuh, namun disamping dapat digunakan sebagai herbal oral yakni dikonsumsi, ternyata daun salam juga dimanfaatkan sebagai herbal mengatasi gatal-gatal pada tubuh


 Adapun caranya yaitu dengan cara sebagai berikut:
Ambil beberapa lembar daun salam, tergantung kebutuhan, lalu digerus hingga halus, kemudian tempelkan pada bagian tubuh kita  yang sakit atau gatal atau eksim, lakukan secara rutin hingga kulit benar-benar sembuh, ini merupakan bahan alternatif, dimana saat ini sudah tersedia banyak obat-obat kimia dipasaran, namun begitu tidaklah ada salahnya kita untuk sekedar mengetahui dan berbagi.

Nama daerah tanaman ini:
Sumatera: meselengan;
Sunda : salam;
Jawa :salam;
Madura: Salam;
Bali : Jangarulam.
Semoga bermanfaat.

www.cintapohonku.com

Share:

Senin, 18 September 2017

Khasiat daun Turi atau Tui mengatasi keputihan.

Banyak informasi mengenai khasiat tanaman ini yang saya terima dari teman-teman, salah satunya adalah manfaat atau khasiat daun turi sebagai herbal mengatasi keputihan, tentunya sangat bermanfaat bagi rekan-rekan yang membutuhkannya..
Adapun caranya adalah: 


Gerus atau tumbuk halus kira-kira 10 battang daun turi ditambahkan satu ruar kunyit, lalu masukkan kedalam wadah berisi satu gelas air, setelah diaduk kemudian disaring, air saringannya dapat ditambahkan sedikit garam, kemudian siap untuk diminum...dua kali sehari.

Mengenai tanaman turi:
Batang pohon: batangn pohon turi dewasa memiliki kulit luar batang yang agak kasar dan beralur, 
Daun: memiliki jenis daun majemuk, bentuk daun lonjong berukuran kecil, penampang daunnya halus, tepian daun rata serta landai pada bagian ujungnya.
Bunga: memiliki bentuk lonjong dan agak pipih, berbentuk burung, berwarna putih maupun merah.

Nama latin: Sesbania Grandiflora.
Nama daerah:

  • Turi (jawa)
  • Tui(bali)
Manfatdan khasiat lain yang dapat kita peroleh dari tanaman turi ini diantaranya:
Manfaat bunganya: 

  • Pelembut dan penyejuk kulit;
  • Sebagai obat pencahar;
  • Peluruh air seni
  • Meringankan rasa sakit
  • Mengobati penggumpalan darah
  • Penurun panas
  • Semoga bermanfaat.

www.cintapohonku.com
Share:

Minggu, 20 Agustus 2017

Bentuk pohon Cabe Jawa, Tabia bun (bali),


Tabia bun berasal dari dua kata yaitu tabia yang artinya cabe dan kata "bun" yang artinya tanaman merambat, jadi tabia bun dalam bahasa bali itu merupakan tanaman cabe yang merambat.
Dalam bahasa Indonesia sendiri, tanaman ini disebut dengan nama cabe jawa, mungkin karena karakteristik bentuk buah serta rasa pedas yang dimilikinya serta habitat tumbuhnya yang menyebar luas di daratan tanah jawa sehingga namanya disebut demikian, entah apalagi nama darrah yang diberikan oleh masyarakat daerah lain, saya rasa dengan keanekaragaman suku dan bahasa yang ada di negeri kita tentunya ada penamaan lain akan tanaman ini.
Tanaman ini dimanfaatkan buah serta daunnya, jika daunnya dimanfaatkan sebagai sayuran, sedangkan buahnya dimanfaatkan sebagai salah satu rempah dalam bumbu-bumbuan masyarakat kita.
Disamping itu pula, olahan buahnya juga dikenal sebagai herbal vitalitas di masyarakat, khusus pengolahan akan buahnya yaitu memanfaatkan seduhan buah cabe jawa diminum hangat sebelum tidur, (sudah pernah saya posting pada tulisan saya sebelumnya)

Kali ini saya hanya akan menambahkan gambar-gambar penunjang yang dapat membantu mengidentifikasi bentuk tanaman tabia bun atau cabe jawa.

Bentuk Buah Cabe jawa / Tabia Bun (bali)

Bentuk pohon rambat Cabe jawa / Tabia Bun (bali)

Bentuk Buah muda Cabe jawa / Tabia Bun (bali)

Bentuk Batang dan daun Cabe jawa / Tabia Bun (bali)

Demikian semoga bermanfaat
www.cintapohonku.com
Share:

Minggu, 30 Juli 2017

Manfaat tanaman melinjo

Indonesia memiliki beraneka penganan khas, itu semua dikarenakan Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat besar, dimana salah satunya adalah tumbuhan, terdapat banyak tumbuhan yang menghasilkan buah namun kadang belum optimal pemanfaatannya dikarenakan masyarakat kita kurang tertarik membudidayakannya sebagai tanaman indistri, seperti halnya tanaman melinjo, dahulunya banyak sekali saya jumpai tanaman melinjo di kebun-kebun dan di tegalan, tumbu begitu saja tanpa ada yang menanam dan tanpa perawatan, namun dikarenakan tanaman ini merupakan tanaman lokal maka dia eksis dalam persaingan tumbuhnya, penyebarannya pun secara generative yaitu sebaran bijinya yang begitu banyak baik diakibatkan oleh hewan pemakan biji maupun buah yang gugur sendirinya diakibatkan oleh tingkat kematangannya.
Pohon melinjo memiliki bentuk batang yang tumbuh meninggi keatas hingga mencapai belasan meter, memiliki cabang dan ranting yang bersendi, layaknya sendi pada tulang manusia, itu sebabnya agak sedikit membuat rantingnya mudah terlepas dari batangnya jika mendapat tekanan berlebih.

  • Daun: daun melinjo memiliki bentuk lonjong, bertekstur licin, namun tidak rata, tepian daunnya rata dengan ujung yang agak meruncing.
  • Buah: merupakan buah majemuk, bentuk buah melinjo berupa butiran lonjong berwarna hijau saat muda lalu kuning kemudian jingga dan akhirnya menjadi merah pada saat buahnya menjadi masak.
Pada lapis luar buahnya merupakan kulit buah yang melapisi tempurung bijinya, didalam lapisan kulitnya ini terdapat tempurung yang lumayan kuat, lalu didalam tempurungnya itulah baru terdapat daging buahnya. 

Dari beberapa sumber saya jumpai nama lain dari tanaman ini, diantaranya :
  • Nenjo (bali)
  • Ki tangkil, 
  • mlinjo
  • Tangkil(Sunda); 
  • Bagu,trangkil, wit grintul (Jawa); 
  • mulieng (Aceh); 
  • manenjo (Belitung).
Nama latin ;(Gnetum gnemon L)
Famili :Gnetaceae

 Pemanfaatan tanaman adalah buah (daging buah serta kulit buah), daun.
Ji di bali daun muda dari tanaman melinjo biasanya digunakan sebagai sayuran berkuah.
Biji atau buahnya dapat dikonsumsi tentunya dengan pengolahan terlebih dahulu, yaitu direbus, disangrai ataupun juga dapat digoreng daging buahnya.
Pemanfaatan sayuran daun melinjo dapat memperlancar saluran kencing, serta memperbaiki fungsi usus dan pencernaan.
Bijinya juga baik dikonsumsi sebagai penambah asupan vitamin dan mineral, namun tentunya dalam jumlah yang wajar agar kita terhindar dari gangguan asam urat jika mengkonsumsi berlebih dan teris menerus.
Demikian saya sampaikan semoga bermanfaat.

www.cintapohonku.com
Share:

Selasa, 18 Juli 2017

Bentuk tanaman Jangu

Tanaman ini merupakan tanaman air, memiliki batang yang tersembunyi baik di dalam lumpur maupun di dalam air, sehingga hanya tampak muncul dalam air adalah bentangan daunnya yang tampak memanjang, berbentuk pedang. 


Daunnya berwarna hijau muda hingga hijau tua, batang atau cabangnya menyebar seiring banyaknya tunas-tunas baru yang tumbuh di sekitar batangnya.
Tanaman Jangu memiliki aroma yang sangat khas mulai dari daun hingga akarnya, namun yang paling sering dimanfaatkan adalah daun serta yang utama adalah rimpang atau batangnya yang sudah menjadi akar, karena pada bagian ini aroma yang dimilikinya semakin kuat.

Untuk perbanyakannya kita dapat membudidayakannya pada media tanah basah berair, baik itu pada tanah pertanian, kolam, ataupun pada media pot yang kedap air, tidak memerlukan perawatan khusus, cukup sesekali taburi pupuk kandang atau kompos dedaunan pada media tanamnya maka tanaman ini akan tumbuh dengan baik.

Tanaman ini selain memiliki manfaat digunakan dalam campuran bumbu dapur, juga bisa digunakan sebagai herbal untuk menenangkan pada saat susah tidur maupun gelisah tidur, hal lainnya adalah sebagai tanaman pekarangan yang dapat digunakan sebagai tanaman hias dalam pot, menarik bukan..?, disamping menyimpan khasiat, tanaman ini juga akan mempercantik pekarangan yang anda miliki.

Saya percaya, alam akan mempersembahkan yang terbaik buat kita, jika kita berkomitmen mencintai mereka... semoga bermanfaat. 

Bentuk Pohon Jangu

Bentuk Batang dan akar Pohon Jangu


Pohon Jangu ditanam dalam media Pot



Kombinasi Pohon Jangu dengan tanaman Kapu-kapu





www.cintapohonku.com

Share:

Sabtu, 21 Januari 2017

Cara mengobati bekas luka:Keloid dengan Ludah Bambu/Pues Tiying

Tahukan teman-teman apa itu keloid, atau apakah teman-teman pernah memiliki keloid, keloid secara sederhananya adalah jaringan kulit pada bekas luka yang tumbuh tidak sempurna atau tumbuh berlebih, hal ini biasanya terjadi akibat terjadinya luka yang dalam pada bagian kulit, seperti luka operasi, luka bakar dan lain-lainnya, termasuk juga pada jaman dahulu luka suntikan imunisasi atau cukit pada lengan kita, menurut informasi dari salah seorang paramedis yang pernah saya jumpai mengatakan, tidak semua orang memiliki bakat keloid, jadi jika seseorang sudah memiliki bakat keloid, maka harus sangat hati-hati dalam merawat luka kulit yang tergolong dalam, karena keloid kemungkinan besar akan muncul dan menyisakan noda jaringan kulit yang menebal pada bagian bekas luka.
Sepanjang pengetahuan saya, obat tradisional yang digunakan oleh masyarakat pedesaan untuk mengobati keloid adalah menggunakan Pues tiying, atau dalam bahasa Indonesianya adalah Ludah bambu.
Bagi anda yang belum tahu mungkin akan bertanya-tanya, ataupun berfikir hal yang aneh, dimana menemukan mulut bambu hingga bisa mengambil air ludahnya, hal itu memang masuk akal juga, memang benar yang kita cari adalah air atau buih dari batang bambu, namun ada cara untuk mendapatkannya, karena buih itu tidak keluar sendirinya, tidak perlu menunggu malam hari atau hari yang keramat untuk mendapatkannya, karena hampir setiap hari di kampung-kampung bisa dijumpai, yaitu pada saat para ibu-ibu memasak di paon (bali)/ dapur tradisional yang masih menggunakan kayu bakar.

Adapun cara mendapatkannya :
  • Bakarlah bambu yang masih utuh kira kira satu ruas / satu buku (bali), masukkan ke perapian atau bungut Paon (bali) yang sedang menyala apinya, maka saat bambu itu perlahan terbakar pada satu sisi, maka pada sisi lainnya bambu itu akan mengeluarkan buih berwarna putih hingga kuning kecoklatan,
  • Segera ambil buih tersebut lalu dioleskan pada bagian keloid hingga merata, anda bisa menggunakan tangan ataupun alat untuk mengambilnya, perlu diingat, cairan ini dapat meninggalkan noda berwarna kuning atau cokelat pada tangan, jadi anda bisa menggunakan cutton bud untuk mengambilnya, lakukan dengan cepat sebelum api menyambar buih tersebut.
Lakukan secara rutin setiap hari, maka perlahan keloid akan mengempis dan akan menjadi rata.

Namun hal ini hanya sebatas dapat mengempiskan keloid, dan menghilangkan rasa gatalnya,bukan mengembalikan kulit ke bentuk semula.
  Demikian, semoga bermanfaat.

www.cintapohonku.com

Share:

Minggu, 11 September 2016

Cara Membuat Lulur-boreh kesehatan Bali:Anget- anget

  Boreh atau Lulur kesehatan khas Bali, bermanfaat bagi anda yang sering merasa kesemutan pada kaki, rasa ngilu pada betis, pegal-Pegal pada seluruh badan, sering terkena flu dan bersin-bersin, ada baiknya anda mencoba ramuan Boreh tradisional masyarakat Bali, dimana sudah diturunkan secara turun temurun untuk menjaga kebugaran tubuh kita.
  Adapun bahan bahannya adalah :
  • Satu genggam beras;
  • Satu ruas Kencur;
  • Setengah ruas jahe;
  • Satu biji Pala;
  • Beberapa lembar Daun Nangka yang Sudah Kuning, namun bukan kering.
  Semua bahan tersebut dicampurkan lalu ditumbuk dengan dituang air secukupnya, untuk praktisnya, anda dapat menggunakan blender untuk menghancurkannya, setelah campuran bahan itu lembut, lulurkan merata pada bagian yang sakit atau ke seluruh tubuh, anda akan merasakan rasa hangat yang menyegarkan ditubuh anda, biarkan hingga borwh mengering, lalu usapkan dan mandi menggunakan air hangat..

  Dapat diaplikasikan. Juga pada anak-anak, namun penggunaan jahe mesti dikurangi..
Terima Kasih, semoga bermanfaat..

#cintapohon

Share:

ads

Total Tayang Halaman

Ads