Langkah Kecil menghormati alam, melalui sebatang Pohon.

Selasa, 08 November 2016

Manfaat Bayam Dui (bali)-Bayam Duri-bayam Raja

Saat anda mendengar kata bayamtentunya tidak akan diragukan anda  pasti sudah sangat mengenal tanaman ini , namun yang akan saya bahas disini adalah salah satu jenis dari tanaman bayam, tanaman ini merupakan tanaman liar yang biasanya tumbuh di sembarang tempat, pada dasarnya iya memiliki citarasa yang sama dengan kerabatnya yakni bayam sayur, namun orang karang yang memanfaatkannya lantaran banyaknya duri yang menghuni di bagian bunga tanaan ini, serta karakter dan ukuran daun yang sedikit berbeda, dari bayam sayur, jika pada bayam sayur, daun yang dimiliki berwarna hijau muda dan tampak lebih segar, sedangkan pada bayam duri, selain ukuran daunnya lebih kecil begitu pula warna daunnya sedikit lebih tua.
 
Namun dari bentuknya yang kurang diperhatikan sebenarnya tersimpan beragam khasiat dalam tanaman ini, oleh sebab adanya berbagai kandungan zat dalam tanaman ini diantaranya: Kalium, nitrat, Piridoksin, Garam fosfat, Amarin,Zat besi, vit. A,Cdan K.
Nama Latin : Amaranthaceae

Nama Lain : Bayam Raja, Bayam Bangke, Bayam Kikihan

Pemanfaatannya: Akar, dan daun
  • Mengobati bisul;
  • Mengobati Eksim;
  • Mengobati wasir;
  • Mengobati gusi bengkak dzn berdarh;
  • Mengobati Demam;
  • Mengobati Luka bakar;
  • Mengobati Rematik
  • Memperlancar ASI
Resep tradisional :
  • Bisul: daun bayam duri ditumbuk halus dan ditambahkan dengan madu lalu dibalurkan menutupi bisul.
  • TBC Kelenjar : akar segar beserta batang dan daunnya (satu pohon /50 gr) direbus lalu airnya diminum.
  • Sakit Tenggorokan : Rebus satu genggam akar, lalu airnya diminum.
  • Keputihan : Rebus akar segar 50 gr, tambahkan gula batu, lalu diminum 1 gelas sehari.
  • Disentri : Rebus akar ditambah gula aren, air rebusannya diminum 1 gelas sebelum makan.
  • Radang saluran pernafasan: beberapa lembar daun segar ditumbuk halus ditambahkan dengan garam dapur, ditambahkan sedikit air lalu diperas dan disaring, dan diminum 2x sehari 3 sendok makan.
  • Memperlancar kencing: 50 gr akar batang direbus, lalu diminum 1 gelas sehari.

cintapohonku.com
Share:

Manfaat Andong-Sigati-Anjuang

Tanaman ini  biasa kita temui ditanam di area pekarangan rumah ataupun ditaman-taman, itu karena tanaman ini memiliki warna daun yang cerah apalagi jika mendapatkan paparan sinar matahari yang cukup, tanaman ini merupakan tanaman berkayu batangnya berbentuk bulat, tumbuhnya tegak keatas dapat mencapai 2meter, batang daun tanaman ini menempel berselang-seling pada batang pohonnya, bentuk daunnya besar memiliki tepi yang rata serta meruncing pada bagian ujung daun, kontur daun halus dan memiliki motif warna yang cerah, kombinasi warna hijau dan merah. 
Penyebaran tanaman ini melalui bijinya, namun jika kita ingin memperbanyak dapat juga dengan melakukan stek batangnya, cukup dengan memotong batang tanaman yang sudah dewasa, atau batangnya sudah berkayu, kemudian pada bagian pangkal potongan tadi ditancapkan pada media tanam atau pada tanah, maka dalam beberapa minggu tanaman akan mengeluarkan akar dan tentunya tanaman akan tumbuh, di bali sendiri tanaman andong termasuk tanaman yang sering digunakan dalam pelaksanaan upacara adat dan agama, walaupun pemanfaatannya tidak begitu banyak namun akan selalu dicari pada saat masyarakat membuat sesajen tertentu, jadi keberadaan tanaman ini tentunya masih cukup dibutuhkan.
Dari berbagai sumber saya dapatkan selain hanya digunakan sebagai bagian dari pembuatan sarana upacara, ternyata ada hal lain yang mungkin belum banyak orang ketahui, yaitu tanaman andong ini juga memiliki manfaat obat, itu tak lain karena tanaman ini juga memiliki kandungan zat yang bermanfaat, berikut akan sedikit saya infokan tentang manfaat obat dari tanaman ini:
Nama latin : Cordyline sp. (Agav)
Nama lain: Endong, jejuang, sabang, dll.
Bagian tanaman yang dimanfaatkan : Daun.
Kandungan kimianya : 
  • Steroida;
  • Saponin;
  • Polisakarida.
Khasiat yang didapat dalam pemanfaatannya diantaranya :
  • Hemostatik
  • pereda bengkak dan lebam.
  • Batuk darah;
  • Haid terlalu banyak.
Resep tradisional :
  • Pereda bengkak : tumbuk halus daun andong, gunakan sebagai kompres bagian yang bengkak.
  • Batuk darah dan Haid yang terlalu banyak: rebus kira-kira 5 lembar daun andong, lalu air rebusannya diminum 1/2 gelas sehari.
Demikianlah yang dapat saya sampaikan, semoga dengan hal kecil ini anda dapat lebih mengenal manfaat tanaman di sekitar anda, terima kasih.


cintapohonku.com
Share:

Minggu, 06 November 2016

Manfaat daun bluntas-atasi nyeri pinggang

Tanaman ini termasuk ke dalam jenis tanaman peredu, biasanya tanaman ini dapat tumbuh hingga setinggi orang dewasa, yakni hingga 2m, tanaman sering kita jumpai di pinggir jalan dimana sering digunakan sebaga pagar hidup oleh masyarakat, terutamanya di pedesaan, kadang juga dulunya tanaman ini dapat kita jumpai sebagai tanaman liar yang tumbuh di lahan kosong.
Batang tanaman bluntas adalah berkayu, memiliki banyak cabang dan memiliki daun berbentuk bulat lonjong berukuran sedang kira kira panjang 4-5 cm lebar 2-3cm, memiliki tepi bergerigi jarang serta agak meruncing pada bagian ujung daun.
Demikianlah sedikit ulasan mengenai deskripsi tanaman ini, walaupun tentunya sangat jauh dari kata sempurna, semoga dapat sedikit membantu teman-teman untuk dapat mengidentifikasi tanaman bluntas bagi teman-teman yang blm pernah tahu tanaman ini.
Setelah kita tahu ciri-ciri fisik tanaman ini, kini marilah kita sedikit berbagi mengenai ciri ilmiah serta manfaat dari tanaman ini:
Nama latin : Pluchea indica L

Kandungan : Alkaloid dan minyak atsiri.

Khasiatnya bagi tubuh:
  • Amalgesik
  • Diagoretik
  • Stomakik
Daun bluntas digunakan oleh masyarakat pedesaan khususnya di bali dan jawa sebagai loloh atau jamu.
 Khasiat :
  • Menetralkan keringat dan mengharumkan bau badan, karena dapat memperbaiki struktur kelenjar keringat,menyegarkan badan, dapat meningkatkan nafsu makan.
  • Mengatasi keputihan
  • Nyeri pinggang dan persendian.
Caranya pembuatannya:
  1. Menetralkan keringat / mengharumkan bau badan : segenggam daun bluntas yang sudah dicuci bersih dilumatkan dengan satu gelas air Masak, lalu disaring dan membuang ampasnya, saripati yang kita dapat segera diminum, lakukan setiap dua hari sekali, niscaya badan sehat dan keringat jadi harum.
  2. Keputihan : Satu genggam daun bluntas muda ditambah satu batang akar tapak liman, direbus san diminum setengah cangkir setiap pagi.
  3. Nyeri pinggang dan persendian : akar bluntas kurang lebih 5 gr, kencur, kunyit, temulawak masing" satu ruas diiris, lalu direbus dan diminum 1 kali sehari.
Demikian, semoga bermanfaat.
cintapohonku.com
Share:

Manfaat Tanaman Tapak Liman

Tanaman ini merupakan tanaman yang sangat jarang mendapatkan perhatian oleh masyarakat, hampir tak ada orang yang menghiraukan keberadaannya, mereka tumbuh dan menyebar begitu saja, ditempat tempat terbuka yang mendapatkan cukup sinar matahari, dipinggir-pinggir jalan di tengah-tengah lapangan atau pun halaman rumah, jika di pedesaan dulunya tanaman ini banyak kita jumpai tumbuh subur pada bagian akar / bungkil (bali) tanaman kelapa.
Adapun ciri ciri tanaman ini diantaranya, tanaman ini memiliki bentuk daun pipih bulat dan lonjong, panjang daun dapat mencapai 15 cm, dengan lebar 4 hingga 5 cm tergantung tempat tumbuhnya, memiliki tepi daun yang berringgit atau bergerigi jarang, serta memiliki bentuk ujung daun yang tidak begitu runcing atau terkesan tumpul, bagian atas daun bermotif tidak datar dan memiliki bulu halus disekujur daun, daunnya tumbuh sangat rendah, dan terkesan menempel pada tanah.
Batang dan akar : tanaman ini memiliki batang yang tidak berkayu, batang yang dimilikinya berukuran kecil, tegak menjulur keatas menopang bunganya yang majemuk berwarna ungu dalam bungkusan sebuah kelopak berbentuk kantung, sama halnya dengan bagian daunnya, pada bagian batangnya juga diliputi oleh rambut-rambut halus kecil berwarna putih, pada bagian bawah batang setelah daun, terdapat akar yang sangat kuat, dapat saya katakan begitu karena tidaklah mudah bagi kita umtuk dapat mencabut tanaman ini dari tanah, namun untuk mendapatkan tanaman ini beserta akarnya harus dengan menggunakan alat pengungkit atau menggunakan pisau maupun cangkul.

Nama Latin : Elephantopus Scanber
Nama daerah : Tapak Liman
Kandungan dalam atsirinya : Lupeol, stiqmasterol, luteolin dll

Manfaat yang bisa didapat dari tanaman ini diantaranya adalah;
  • Antibiotik;
  • Pereda demam;
  • Anti radang;
  • Peluruh air seni;
  • Anti pembengkakan;
  • Anti racun.
Cara pemanfaatannya adalah menggunakan rebusan daunnya digunakan sebagai obat :
  • batuk;
  • Demam;
  • Sariawan;
  • Mencret tahunan.
Rebusan seluruh bagian tanaman digunakan sebagai obat :
  • Infeksi saluran kencing;
  • Sakit kuning.
Tumbukan akar tanaman ini bisa dimanfaatkan sebagai obat :
  • Borok;
  • Gigitan serangga atau hewan beracun.
 Akibat dosis yang diinfokan amat beragam maka saya sarankan untuk anda yang akan menggunakannya sebagai herbal terutamanya herbal oral, agar mencari referensi lain, serta diakhir tulisan tak lupa saya ucapkan terima kasih, semoga bermanfaat.

cintapohonku.com
Share:

Jumat, 04 November 2016

Daun Temen (bali)-Wungu-Pelembut kulit

Tanaman ini bernama pohon Wungu, namun beda halnya di bali, tanaman ini memiliki nama daun Temen, dimana tanaman ini sudah sangat familiar di masyarakat, terutamanya bagi kaum ibu ibu umat Hindu, adapun di masyarakat terutamanya di pedesaan, daun temen bukanlah dikenal sebagai salah satu bahan obat herbal, melainkan sebagai salah satu bahan atau salah satu komponen daun yang digunakan dalam aktivitas membuat sesajen bagi Umat Hindu, seperti misalnya dalam membuat sarana banten Sakerura yang digunakan pada saat upacara manusia yadnya, tepatnya pada saat pengabenan.

Walaupun mungkin sudah banyak yang tahu tetap ngga ada salahnya mungkin sedikit saya berikan informasi buat teman-teman terutamanya yang belum tahu, karena saya yakin dengan kita mengenal suatu tanaman dan terlebih lagi kita tahu manfaatnya maka akan dapat memunculkan rasa sayang kita pada tanaman tersebut, karena kitapun tidak akan pernah tahu kapan kita akan membutuhkan tanaman tersebut, maka dari itu mari bersama sama belajar mengenai tanaman.

Berikut identitas serta ciri ciri tanaman tersebut :
Nama latin : Graptophyllum Pictum
Nama nasionalnya  : Daun Wungu
Nama daerah : Temen (bali)
Kandungan aktifnya:
  • Steroida;
  • Tanin;
  • Alkaloid, dll
Manfaat yang bisa didapat dari tanaman ini diantaranya adalah :
  1. Pelembut kulit (emulsion)
  2. Peluruh kencing (deuretik)
  3. Pencahar Ringan (laksatif)
  4. Memar dan Bisul
  5. Pelancar Haid
( informasi saya dapat dari Kebun Raya Eka Karya Bali).
  • Batang : batang tanaman ini adalah termasuk batang berkayu, dan memiliki ruas, batang nya berwarna ungu kehijauan, bercabang banyak dan tumbuh tegak serta dapat tumbuh hingga mencapai beberapa meter.
  • Daun : daun yang dimiliki oleh tanaman ini berbentuk lonjong, ukurannya sedang, memiliki tepian yang rata serta meruncing pada sisi ujung daunnya, tumbuhnya daun berhadap hadapan di kedua sisi batang, mungkin nama daun ini diilhami oleh warna dari daunnya yang berwarna ungu, tentunya saya juga tidak berani memastikannya.
  • Bunga : bunganya berbentuk majemuk memanjang serta berwarna merah yang keluar dari ujung batangnya.
Adapun bagian yang digunakan diantaranya adalah Daun serta bunganya.

Namun begitu saya juga belum banyak mendapatkan informasi akan takaran dari pemanfaatan tanaman ini sebagai herbal untuk diminum. Ada baiknya juga mencari referensi di tempat lain untuk mendapatkan informasi takaran pemanfaatannya.
  1. Pelembut kulit, lumatkan daun wungu seperlunya, dan gunakan sebagai lulur sebelum anda mandi.
  2. Pereda demam,  5 -7 lembar daun wungu, ditambahkan beberapa iris temulawak, lalu campuran ini direbus  dengan 1 gelas air dan diminum 1 kali  sehari selama 1 minggu.
  3. Bisul, dan lebam, ambil beberapa helai daun dilumatkan hingga lembut, lalu ditempelkan pada bagian yang sakit.
  4. Peluruh kencing pencahar ringan, dan pelancar haid, minum air rebusan daun wungu bila diperlukan, takaran disesuaikan, dan tidak dalam jangka panjang atau hanya saat diperlukan saja.
Demikian yang dapat saya sampaikan, dan senantiasa akan saya teruskan beragam info yang mungkin akan saya terima dikemudian hari, baik dari membaca maupun informasi teman-teman sekalian.
Terima kasih atas kunjungannya.

cintapohonku.com
Share:

ads

Total Tayang Halaman

Ads