Langkah Kecil menghormati alam, melalui sebatang Pohon.

Senin, 26 Desember 2016

9 Manfaat berlangkas-Polyscias guifoylei:Polyscias fruticosa

Kini saya akan meneruskan sedikit informasi mengenai tanaman  polyscias Guifoylei,  dan Polyscias fruticosa tanaman ini merupakan tanaman peredu, dapat tumbuh hingga dua meter, habitat tanaman ini biasanya adalah tumbuh sembarang pada dataran rendah hingga dataran tinggi, tanaman ini biasa kita jumpai digunakan sebagai tanaman pekarangan, tanaman pagar, maupun tanaman hias dalam ruangan, itu tidak lepas dari bentuk daunnya yang indah dan menarik.
Tanaman ini selain memiliki bentuk daun yang indah juga dikenal memiliki manfaat obat, di berbagai daerah dan belahan dunia tanaman ini juga sudah dikenal sebagai tanaman berkhasiat obat, di Indonesia sendiri tanaman ini memiliki banyak nama diantaranyaadalah:
  • Berlangkas
  • Kedondong laut
  • Kadundung Patedhan
  • Kadondong cina
  • Bombu
  • Puding
  • Gurabati
  • Tampusong
Baik tanaman Berlangkas berdaun bulat telor atau dalam bahasa latinnya disebut Polyscias guifoylei, serta Polyscias fruticosa berdaun jeruji.

Kedua tanaman ini terlihat perbedaannya adalah dari bentuk daunnya,
Kedua tanaman ini  memiliki batang berbentuk bulat serta batang yang tidak rata diakibatkan dari lekukan sisa pangkal batang yang tumbuh menempel, bentuk daunnya berbentuk bulat telor serta berbentuk jeruji , memiliki penampang yang halus, pada tepi daun bergerigi serta melandai  serta satunya meruncing pada bagian ujungnya, daun rata-rata berwarna hijau dan kadang sedikit aksen berwarna putih atau merah.

Manfaat:
Kedua tanaman ini memiliki khasiat yang sama yaitu:
  • Sebagai anti oksidan
  • Sebagai anti mikroba
  • Sebagai anti demam antipiretik
  • Pereda nyeri analgesik
  • Peluruh air seni deuratik
  • Meningkatkan imunitas
  • Melancarkan pencernaan
  • Menambah nafsu makan
  • Mengatasi sembelit
Pemanfaatan tanaman ini adalah menggunakan rebusan daun serta akar tanaman, dimana pada masyarakat jawa tanaman ini sudah menjadi tanaman yang dahulunya sering dimanfaatkan sebagai sayuran, terutamanya daunya yang masih muda.
http://www.cintapohonku.com
Share:

Sabtu, 17 Desember 2016

Mengatasi Penyakit Menular Seksual-PMS-Gonorrhoea-Eranthemum elegan

Jika suatu saat teman-teman berkesempatan untuk berkunjung ke Kebun raya Bogor, tidak ada salahnya teman-teman untuk berkunjung ke Kebun  tanaman obat atau medicinal plant collection, anda bisa masuk melalui pintu masuk kebun tanaman obat ini langsung ataupun anda juga bisa masuk melalui kebun anggrek Orchidarium, karena kebun anggrek bersebelahan lokasinya, bahkan nyaris tanpa sekat.
Nah disana kita akan dapat menemukan berbagai jenis tumbuhan berkhasiat obat baik lokal maupun dari manca negara, salah satunya adalah Eranthemum elegan.

 Itulah sebutan nama dari tanaman ini, saya tidak tau pasti apa nama daerah tanaman ini, karena ini merupakan salah satu koleksi dari taman tanaman obat yang berada di kebun raya Bogor, tepat di depan lokasi tanaman ini saya menemukan sebuah papan informasi dimana pada papan informasinya terpampang asal daerah dari tanaman ini adalah dari afrika, mungkin tanaman ini belum menyebar di Indonesia jadi tanaman ini hanya koleksi untuk kebun raya bogor.
Namun tidak ada salahnya kita sedikit menambah wawasan pengetahuan kita tentang tanaman berkhasiat obat, maka berikut saya akan bantu menjelaskan ciri-ciri tanaman ini dari hasil pantauan saya.
Tanaman ini memiliki batang berkayu, sepertinya tanaman ini masuk ke dalam jenis tanaman semak, tinggi tanaman kira-kira 1 hingga 2 meter, memiliki bentuk daun lanset, lonjong dan berpenampang halus, tepian daun rata serta memiliki ujungndaun yang runcing, daun berwarna hijau keungu-unguan.
Bunga: tanaman ini memiliki bunga kecil berkelopak lima, berwarna putih dengan warna ungu pada bagian tengah bunga, dengan aksen berbintik ungu pada pangkal helai kelopak bunga.
Tidak banyak saya dapati informasi mengenai tanaman ini, selain dari papan informasi yang menyatakan bahwa khasiat dari tanaman ini adalah sebagai herbal yang baik untuk digunakan mengobati penyakit kelamin atau gonorhea, yakni pemanfaatan daun dari tanaman ini yang digunakan oleh masyarakat di belahan dunia lain sebagai bahan yang ampuh mengatasi penyakit yang biasa menyerang baik pria maupun wanita pada organ genetikalnya.
Tentunya pengetahuan ini sudah diketahui maupun ditemukan jauh-jauh hari sebelum dunia pengobatan moderen menemukan pengobatan yang lebih praktis dan higienis.
Walaupun tidak dijelaskan bagaimana cara pengolahan bagian tanaman ini sebagai bahan herbal mengatasi penyakit kelamin ini, namun saya rasa sudah cukup memuaskan rasa ingin tahu saya, Semoga kedepannya pihak yang terkait di kebun raya ini juga dapat menyajikan cara-cara pengolahan tanaman herbal dimaksud.
Demikian info dari saya, semoga bermanfaat, terima kasih.

Cintapohonku.com

Share:

Kamis, 15 Desember 2016

Patah tulang: kayu Urip

Tanaman ini sering disebut dengan nama Patah tulang, karena keunikan dari bentuk ranting serta percabangannya, tanaman ini termasuk kedalam golongan tanaman peredu, dapat tumbuh antara dua hingga lima meter, tanaman ini memiliki batang yang lunak namun berkayu pada pangkalnya, percabangannya dangat banyak, setiap pertumbuhan ranting dalam ukuran tertentu, maka akan diikuti dengan pertumbuhan dua atau tiga cabang baru yang berbentuk bulat silindris , dengan diikuti tumbuhnya daun berukuran kecil pada batang pohon yang muda sehingga percabangan tanaman ini tampak sangat ramai dan terkesan kusut, tanaman ini memiliki getah disekujur tubuhnya, getahnya berwarna putih serta beracun.
Tanaman ini banyak kita jumpai di tempat-tempat terbuka yang mendapatkan sinar matahari penuh, delain hanya sebagai tanaman liar, tanaman ini juga banyak dibudidayakan oleh masyarakat sebagai tanaman hias, baik itu ditanam dipekarangan ataupula ditanam dalam pot sebagai hiasan indoor.

Nama latin : euphorbia titucalli

Nama daerah :
  • Susuru : Sunda
  • Kayu urip: jawa
  • Pacing Tawa : jawa
  • Tikel balung : jawa
  • Kayu Jaliso : madura
  • Langtolangan : madura
  • Kayu Leso : madura
Kandungan kimia :
  • Taraksasterol
  • Euphorbone
  • Alpha lectucerol
  • Euphol
Khasiat dan manfaat:
Tumbukan ranting dan daun:
  • Sebagai ramuan pengobatan patah tulang.
Getah Patah Tulang :
  • Mengeluarkan duri yang tertusuk dlm kulit
  • Sebagai obat kapalan, atau prnebalan kulit pada tempat-tempat tertentu.
  • Sebagai obat Kutilan, atau pertumbuhan jaringan kulit 
  • Mengobati mata ikan pada telapak tangan atau kaki
  • Racun ikan
Manfaat lain:
  • Anti nyamuk
  • Obat sakit gigi
  • Sebagai obat kanker atau tumor
  • Peluruh air seni
  • Obat sipilis
  • Perangsang muntah 
Share:

Selasa, 13 Desember 2016

Pohon Ginseng-Talinum paniculatum gaertn

Tanaman ini merupakan tanaman yang memiliki batang yang lunak, walau bukan termasuk tanaman merambat namun tanaman ini tumbuh dan berkembang bergerombol di tanah, memiliki batang dan cabang layaknya tanaman lain, namun  untuk tumbuhnya sendiri tanaman ini hampir tidak dapat berdiri tegak. Ketinggian tumbuhnya rata-rata hanya hingga setengah meter, karena karena ukuran batang yang relatif kecil menopang jumlah daun yang lumayan banyak, yang berakibat batangnya banyak yang lunglai hingga posisi jadi merayap diatas tanah.

Berikut saya akan informasikan sedikit tentang tanaman ginseng ini, ada tiga tempat yang saya kunjungi untuk mendapatkan informasi mengenai tanaman ini.
  • Yang pertama adalah Kebun Raya Bali, yang terletak di kawasan Bedugul Bali, disana saya menemukan tanaman ginseng tumbuh dengan baik dan sangat subur, dan tepat di bagian depan lokasi tanam saya menemukan papan informasi mengenai tanaman ini, tanaman ini memiliki nama latin Talinum paniculatum gaertn - dimana disana disebutkan asal daerah atas tanaman ini adalah Bali, serta saya konfirmasi juga pada salah seorang staf Kebun raya yang bertugas di bagian informasi yang mengatakan bahwa keterangan pada bagian kanan bawah merupakan informasi asal daerah dari tanaman dimaksud, jadi sudah benar itu merupakan ginseng bali.
  • Yang kedua, saya mengunjungi Kebun Raya Bogor, namun disana saya menemukan nama tanaman yang sama, hanya saja ada sedikit perbedaan pada asal daerahnya yang tertulis Talinum paniculatum gaertn -Java, jadi tanpa konfirmasi lagi saya meyakini ini adalah jenis tanaman yang sama yaitu tanaman ginseng namun berasal dari jawa.
  • Tempat yang ketiga adalah sentra penjualan tanaman hias di Jatinegara, jakarta Timur, disana saya temukan tanaman ginseng dengan warna daun yang memiliki dua warna yaitu hijau dan kuning. Condong mengedepankan warna yang lebih menarik.
Tapi selama memiliki nama latin yang sama tentunya merupakan tanaman yang identik, jadi cuma lokasi tumbuhnya yang berbeda alias berkerabat atau bersaudara..hehehe..

Saya akan mulai aja ya pengenalannya:
  • Batang: batangnya berbentuk bulat dan berjenis basah.
  • Daun: bentuk daunnya lonjong dengan permukaan halus, memiliki tepi daun yang rata dan bertepian landai pada ujung daun, memiliki ujung daun yang relatif lebih lebar daripada pangkal daun.
  • Akar: sebenarnya saya belum tahu bentuk asli akarnya, dikarenakan untuk mengetahui bentuk akarnya saya harus mencabut tanaman itu, seperti kita ketahui tindakan tersebut sangat dilarang oleh peraturan di kebun raya, memetik, mencabut dianggap tindakan yang dapat merusak, jadi untuk lebih amannya saya mencari informasi di tempat lain mengenai akar tanaman ini, bentuknya tidak ubahnya dengan bentuk akar tanaman ginseng yang ada di china maupun Korea, memiliki umbi atau bonggol pada bagian akarnya.
Nama Latin: Talinum paniculatum gaertn

Nama daerah : Ginseng

Manfaat:
  1. Meningkatkan Vitalitas;
  2. Meningkatkan Gairah;
  3. Mengatasi capek-capek;
  4. Menambah nafsu makan;
  5. Melancarkan peredaran darah;
  6. Meningkatkan produksi ASI;
  7. Mencegah kanker dan mengatasi Keputihan.
  • Daunnya digunakan sebagai sayuran, terutamanya daun yang masih tergolong muda, karena sejatinya daun tanaman ini adalah memiliki rasa pahit namun dapat bermanfaat sebagai penambah nafsu makan dan menyegarkan tubuh.
  • Umbi atau Bonggolnya digunakan sebagai penjaga stamina tubuh, meningkatkan gairah serta diyakini dapat memperlancar peredaran darah, mengatasi pegal dan capek,dan meningkatkan vitalitas, dengan cara meminum air rebusan akar tanaman ini.
Dikarenakan tidak saya dapatkan perihal mengenai takaran dalam pemanfaatannya, maka bagi rekan-rekan yang sekiranya akan memanfaatkan tanaman ini, sebaiknya harus bijaksana dalam prmanfaatannya, konsumsi dalam jumlah yang wajar lebih disarankan, sebab tidak ada herbal yang instan, jadi pemanfaatan secukupnya saja, niscaya manfaatnya akan terasa.
Demikian sedikit yang dapat saya sampaikan pada teman-teman sekalian, semoga dari suatu yang sedikit ini nantinya dapat menambah khasanah pengetahuan rekan-rekan semua, terima kasih.

cintapohonku.com
Share:

Pohon Ketapang-Katapas-manfaat buah ketapang

Tanaman ini merupakan tanaman yang dapat tumbuh dengan sangat baik terutamanya pada daerah dataran rendah dan pesisir pantai, dengan memiliki pertumbuhan yang sangat cepat sehingga sering digunakan sebagai tanaman peneduh oleh masyarakat, dengan memiliki akar yang sangat kuat serta  percabangan yang unik dan sangat baik.

  • Percabangan yang dimiliki tanaman ini memiliki bentuk tumbuh melingkari pohon dan sejajar antara cabang satu dengan lainnya dalam satu rumpun, daun yang dimilikinya sangat lebat dan rapat, sehingga dapat menghalangi sinar matahari menembus bagian bawah punonnya, namun karena memiliki banyak daun, sehingga banyak pula sampah yang dihasilkannya, sehingga sedikit merepotkan bagi yang membersihkannya.
  • Batang: batang yang dimiliki merupakan batang berkayu yang dapat tumbuh tegak berdiri hingga belasan meter, walau kayu yang dihasilkannya tidak berada pada deretan kayu-kayu kelas utama, namun pemanfaatannya sangat baik digunakan sebagai perabotan rumah tangga serta sering digunakan oleh masyarakat pesisir sebagai bahan baku pembuatan perahu.
  • Daun : tanaman ini memiliki bentuk daun bulat lonjong berukuran lebar, memiliki penampang luar halus dan licin, memiliki tepi rata serta melandai pada bahian ujung daun.
  • Buah : bentuk buahnya sendiri adalah berbentuk bulat dan agak popoh pada nagian tepinya, daging buahnya berada antara kulit buah dengan tempurung bijinya, memiliki serat yang melindungi bagian tempurung biji.
Nama latin . Terminalia cattapa
Nama daerah :
  • Ketapang
  • Ketapa
  • Hatapang
  • Hentapang
  • Katafa
  • Katapas
Kandungan zat dalam bijinya:
  • Asam Amino
  • Asam palmitat
  • Asam oleat
  • Asam lineat
  • Asam miristat
  • Serta protein dan glukosa
Manfaat :
  1. Kulit kayunya digunakan Sebagai bahan penyamak dan pewarna pakaian
  2. Bijinya digunakan Sebagai ramuan pencahar
  3. Sebagai bahan ramuan pelancar ASI
  4. Daunnya banyak digunakan untuk menjaga kesehatan ikan dari gangguan parasit
Demikianlah sekilas yang dapat saya teruskan, perihal tanaman ketapang ini, semoga bermanfaat.

Cintapohonku.com
Share:

ads

Total Tayang Halaman

Ads